Pertama kalinya DEATH VOMIT tampil di Osaka, Jepang

Death Vomit

DEATH VOMIT

Melalui akun media sosial DEATH VOMIT, band death metal asal Yogyakarta, Indonesia ini memperoleh pesan undangan yang dikirim oleh seorang drummer band DESECRAVITY (Jepang), bernama Yuichi Kudo, yang juga technical death metal YOUKAI, sekaligus promotor Unlimited Black Air 2015, sebuah tur konser extreme metal. Unlimited Black Air 2015 akan berlangsung untuk kali kedua, Yuichi menanyakan apakah DEATH VOMIT bersedia bergabung dalam tur tersebut.

Sehari sebelum Unlimited Black Air 2015 dimulai, rombongan DEATH VOMIT telah tiba di Osaka, dan disambut oleh Yuichi. Ini adalah pertama kalinya para punggawa DEATH VOMIT menginjakkan kaki di negeri Sakura, dan walaupun suhu awal musim dingin di metropolitan terbesar kedua di Jepang setelah Tokyo cukup menusuk, mereka menghabiskan hari pertama dengan menjelajahi Kota Osaka.

Sabtu 12 Desember (sore hari), suara serak kabinet speaker yang dirajam sinyal amplifier, DEATH VOMIT melakukan soundcheck. Pada sesi awal acara pukul 16:30, ditempati oleh empat band yang diisi oleh personel-personel yg masih sangat muda, band death metal QUASIDIPLOID menjadi yang pertama tampil dengan frontwoman-nya seorang gadis. Berikutnya band deathcore GNOSIS, dan EGA COTAIL yang terdengar nu-metal nya, selanjutnya band WORLD END MAN. Sedangkan DEATH VOMIT menempati urutan selanjutnya dalam Unlimited Black Air 2015 seri Osaka, sebelum DESECRAVITY menutup malam dengan repertoar penuh komposisi tehnikal, lengkap dengan instrumental nya.

Undangan itu telah dibayar tuntas oleh DEATH VOMIT. Walaupun kali ini disaksikan penonton yang jumlahnya jauh lebih sedikit dan sedikit ada masalah teknis (digital effect dan trigger drum tidak bisa digunakan), namun mereka tetap intens saat tampil di Osaka.

Ini adalah pertama kalinya DEATH VOMIT tampil di Jepang, dan para personelnya masih terkesan dengan etos kerja dan komitmen yang ditunjukkan oleh tuan rumah. Segalanya dilakukan tepat waktu, mulai dari durasi soundcheck hingga berlangsungnya acara. Gerai merchandise bahkan dijaga sendiri oleh personel-personel band yang bersangkutan, sementara personel yang lain mengemasi peralatan.

Yuichi Kudo sempat mengatakan kepada Damasus Ekodimus dari Rollingstone Indonesia, Indonesia sudah jauh lebih berhasil membangun kancah musik underground-nya menjadi sedemikian besar (Desecravity pernah tampil di Indonesia pada 2012), sementara para musisi underground di Jepang masih harus berusaha sangat keras untuk mencapai tingkatan yang sama. You can’t slack off in here.

DEATH VOMIT-Unlimited Black Air 2015 japan

Anggota Band:
Sofyan Hadi – Vocals, Guitars
Oki Haribowo – Bass
Roy Agus – Drums

Advertisements