Teror ISIS melemahkan FIVE FINGER DEATH PUNCH

five finger death punch

Five Finger Death Punch

FIVE FINGER DEATH PUNCH telah menyadari situasi teror yang terjadi di Paris minggu lalu bisa terjadi lagi di suatu tempat, tak terkecuali rumor saat ini beredar di acara konser band di Milan pada Minggu, 22 November sebagai target gelombang teror ISIS berikutnya.

Dalam waktu yang sangat singkat FIVE FINGER DEATH PUNCH telah melakukan kerja sama dengan promotor dan pihak berwenang setempat untuk memastikan keamanan yang cukup, namun sayangnya, mereka tidak menerima pemberitahuan untuk memastikan bahwa fans mereka akan aman di acara tersebut. Oleh karena itu, dengan terpaksa band membatalkan acara.

Seperti informasi yang di terima oleh International Business Times (IBT) dari sebuah kelompok yang tanpa nama, yang mengklaim telah menemukan plot dari organisasi Islam radikal ISIS termasuk teror pada hari Minggu, 22 November di Milan, Italia.

Kelompok tersebut menyatakan telah menemukan rincian tentang beberapa target serangan yang akan dilakukan ISIS, termasuk peristiwa yang terjadi pada konser band EAGLES OF DEATH METAL di Paris yang menewaskan 129 orang.

IBT menyatakan bahwa mereka telah berbicara dengan kelompok misterius tersebut, dan secara kolektif memperoleh bukti atas ancaman yang ditujukan untuk badan intelijen MI5 di Inggris, CIA dan FBI di AS, dan pemerintah Australia, tetapi IBT tidak memiliki rencana untuk merilis bukti tersebut kepada publik karena bisa melemahkan kebenaran klaim dan screenshot dapat diedit dan rekening dapat dihapus.

Sementara itu, akun Twitter @YourAnonNews yang mengaku sebagai kelompok tanpa nama kemudian melakukan tweeted bahwa kelompok itu tidak “menyebar rumor” tentang kemungkinan serangan ISIS. Malah pada Tweet tersebut tertulis: “Terus terang, kami tidak tahu dari mana rumor itu berasal.”

Kelompok tanpa nama yang tidak memiliki pemimpin ini bisa jadi jaringan internasional terkait dari para hacker dan aktivis, yang melancarkan perang cyber terhadap teroris pekan lalu menyusul serangan di Paris.

 

Advertisements