Tony Iommi dan Mark Greenway, berkirim surat untuk presiden Indonesia

foto0367 (2)

Saat-saat ini di berbagai media cetak maupun elektronik di negara kita (Indonesia) maupun di luar negeri, sedang ramai memberitakan eksekusi mati bagi kasus narkoba yang dikenal sebagai kelompok “Bali Nine”, yang melibatkan Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Mereka ditangkap di bandara Ngurah Rai, Denpasar pada bulan April 2005 dan grasinya telah di tolak oleh Presiden Indonesia Joko Widodo sebagai bagian dari sikap keras bagi penjahat narkoba.

Gitaris BLACK SABBATH Tony Iommi telah ikut-ikutan mengajukan banding khusus kepada Presiden Joko Widodo sebagai pembelaan terhadap dua warga Australia yang dijatuhi hukuman mati pada tahun 2006 karena berusaha menyelundupkan heroin ke Australia. Surat Iommi kepada Presiden telah dikirim ke Istana Presiden di Jakarta, Rabu pagi melalui para pejabat Australia. Berikut isi dari surat permohonan Iommi:

tonyiommiletterindonesia

Pentolan NAPALM DEATH Mark “Barney” Greenway baru-baru ini juga telah menulis surat kepada presiden Joko Widodo, ia meminta presiden untuk mempertimbangkan kembali hukuman yang telah diputuskan kepada Andrew Chan dan Myuran Sukumaran demi kemanusiaan.

Mark menuliskan: “Sebagai seorang penggemar band kami Napalm Death, Anda pasti akan menghargai bahwa lirik dan etos kami menantang siklus kekerasan di dunia tak terputus, apakah itu berasal dari negara atau sebagai individu. Jika hal ini tidak tertantang dan akhirnya berubah, saya yakin kita tidak akan pernah benar-benar bergerak maju sebagai manusia.

“Saya mengerti bahwa Anda berdiri sebagai pemimpin bertekad untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik, dan saya percaya pemberian grasi akan menjadi langkah maju untuk mengejar demi perbaikan. Saya menghargai anda bahwa heroin dapat merusak pada berbagai tingkatan, tapi saya percaya bahwa ini adalah masalah yang jauh lebih dalam yang tidak dapat diubah hanya untuk mencabut nyawa orang.

“Sekali lagi, dengan hormat saya meminta Anda segera membuat perbedaan nyata dan membatalkan putusan ini.”

Sebagai presiden, ia merasa wajib menjaga keselamatan seluruh rakyatnya dari pengaruh narkoba yang jelas-jelas telah merusak kesehatan maupun tatanan sebagai generasi masa depan bangsa. Bagi manusia yang telah berusaha untuk berbuat baik apalagi sebagai pemimpin negara yang bertanggung jawab ingin menyelamatkan rakyatnya, merupakan suatu pahala yang sangat besar, apabila melalaikan-nya akan mendapatkan dosa yang besar.

Presiden Indonesia memang menyukai musik rock/metal, kalau saja presiden tidak suka, apa mereka sampai ikut-ikutan melakukan protes? Kita lihat saja siapa sebagai pemenang, Presiden Indonesia atau Iommi/Mark.

Advertisements

One thought on “Tony Iommi dan Mark Greenway, berkirim surat untuk presiden Indonesia

  1. Pingback: Upaya Tony Iommi dan Mark Greenway untuk meringankan terpidana mati “Bali Nine” menemui jalan buntu |

Comments are closed.