Pendeta Steven Anderson mengecam penggunaan nama PANTERA, JUDAS PRIEST dan BLACK SABBATH sebagai nama band

pastor

Seorang pastor dari Arizona, Steven Anderson, yang baru-baru ini menjadi pemberitaan dengan khotbah nya telah mengecam band-band heavy metal seperti PANTERA, JUDAS PRIEST dan BLACK SABBATH dengan menghubungkan unsur satanisme serta nama mereka telah “menghujat” Yesus Kristus.

Anderson menjelaskan bahwa Talmud, pada Kompendium hukum Yahudi dan tradisi, dalam ratusan tahun yang lampau Yesus Kristus telah menuliskan bahwa Talmud adalah penghujat Tuhan Yesus Kristus. Anderson juga menerangkan beberapa hujatan yang telah dilakukan oleh Talmud. Talmud setidaknya delapan kali menyebut Yesus adalah anak Pantera. Jadi delapan kali itu merujuk kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai anak Pantera.

Anderson bartanya, “siapa Pantera itu?

“Nah, itu bukanlah band metal dari tahun delapan puluhan. Tapi biarkan saya memberitahu sesuatu kepada anda. Ketika saya sudah selesai menjelaskan siapa Pantera itu, anda akan menyadari bahwa mereka (band metal) menyebut diri mereka sebagai setan. Mengapa mereka menamakan seperti itu? Ini adalah nama penghujat. banyak band rock and roll menggunakan nama-nama setan … Lihatlah beberapa nama dari beberapa band metal … PANTERA, JUDAS PRIEST dan BLACK SABBATH … ”

Dalam bukunya “The True Word”, ahli filsafat Yunani Celsus, menulis tentang apa yang tampaknya menjadi kesepakatan pendapat Yahudi tentang Yesus, bahwa ayah Yesus adalah seorang prajurit Romawi bernama Pantera. “Pantera” berarti Panther dan merupakan nama yang cukup umum di kalangan tentara Romawi. Rumor ini kemudian diulang pada Talmud dan tulisan-tulisan Yahudi pada abad pertengahan di mana Yesus disebut sebagai “Yeshu ben Pantera”.

Advertisements