Lagu CANNIBAL CORPSE dilarang diedarkan di Rusia

Cannibal_Corpse-Logo

Pengadilan Negeri Oktyabrsky, kota Ufa memutuskan pada hari Jumat (28 November), bahwa terjemahan dari lirik lagu-lagu band CANNIBAL CORPSE, dilarang untuk didistribusikan di Rusia karena mengandung konten kekerasan, baik adegan kekerasan fisik dan psikologis terhadap manusia maupun hewan, pembunuhan dan bunuh diri, beserta cover albumnya. Hal tersebut yang menjadi gugatan kejaksaan di Republik Bashkortostan.

Kantor Kejaksaan dari Bashkortostan mengajukan gugatan menyusul keluhan dari warga Ufa. Gugatan ini diajukan untuk melarang terjemahan lirik dan ilustrasi pada album mereka di Rusia. Penuntut mengeluh bahwa lirik CANNIBAL CORPSE bisa merusak mental anak-anak karena mengandung deskripsi kekerasan, penganiayaan fisik dan mental manusia dan hewan, pembunuhan dan bunuh diri, semua disertai dengan ilustrasi. Pengadilan Negeri Oktyabrsky dari Ufa mengabulkan-nya.

Putusan serupa juga telah dikeluarkan di negara-negara lain. Beberapa album CANNIBAL CORPSE dilarang untuk dipasarkan sementara yang lain hanya diperbolehkan untuk dijual dengan cover warna hitam (cover asli menggambarkan adegan eksplisit kekerasan). CANNIBAL CORPSE adalah sebuah band death metal Amerika pertama yang memiliki cover album dan lirik menggambarkan kematian, kekerasan, pemerkosaan, penyimpangan, necrophilia, film horor, zombie dan kanibalisme. Dari pihak CANNIBAL CORPSE bersikeras bahwa pengerjaan tersebut hanya karya seni.

Tur CANNIBAL CORPSE di Rusia dimulai pada tanggal 2 Oktober di Krasnodar. Dari delapan konser yang mereka jadwalkan, hanya empat acara konser yang terselenggara namun dinyatakan bermasalah. Pada 5 Oktober mereka konser di Ufa, tiba-tiba acara dihentikan dan ditutup “untuk alasan teknis.” 10 Oktober konser di Nizhny Novgorod ditutup oleh polisi bersenjata setelah 30 menit acara dimulai. Ditempat tersebut sejumlah penggemar ditahan dan dibawa untuk dilakukan tes narkoba.

Menurut kepolisian, para fans ditahan dengan dakwaan “perilaku tidak tertib” atau dengan “melakukan mabuk-mabukan di depan umum,” pelanggaran tersebut dapat dihukum denda atau dengan 15 hari penjara.

Advertisements