GRAUSIG (Old School Brutal Death Metal) dari Jakarta, Indonesia

GRAUSIG

GRAUSIG

Walaupun sempat vakum pada era tahun millenium, GRAUSIG terbilang tak sepenuhnya total meninggalkan hingar bingar musik cadas tanah air. Grausig, diambil dari bahasa Jerman yang berarti (mengerikan). dan dibentuk pada tahun 1989 oleh Yahya wacked (ex-vokalis awal Suckerhead). Mereka sempat menghasilkan dua buah album yaitu Mini Album / Ep “Feed The Flesh To The Beast” (1994) berisikan 5 lagu dalam format kaset melalui Graveyard Productions, dan dirilis ulang tahun 1997 melalui Colours Productions. Kemudian pada tahun 1999 Grausig merilis Full-Length Album berisikan 8 lagu berjudul “Abandon, Forgotten And Rotting Alone” melalui label Independen / Aquarius Musikindo.

Pada tahun 2013 mereka merilis mini album / EP “In the name of all who suffered and died”, yang berisi 4 lagu yang diambil dari album sebelumnya yang direkam ulang dan tambahan 1 lagu baru yang sebenarnya tidak dimasukan di album sebelumnya. Keempat lagu lama tersebut adalah ‘Curse Of Satan’, ‘Doomsday’ dari Ep “Feed The Flesh To The Beast 1996”, ‘Awakened From Isolated Vortex Congregation’ dan ‘Fathers Of The Flesh’ dari Lp “Abandon, Forgotten & Rotting Alone” (1999), serta lagu baru ‘Delusion Of Subsequent Enslavement’. Setelah itu dua anggota band yaitu James pada vokal & Budi pada Gitar, meninggalkan band pada akhir 2013 karena differencies konseptual.

Pada tahun 2013 band ini hanya terdiri dari Ewin pada bass / backing vokal dan Denny pada drum, dan mereka berdua berusaha untuk membuat materi baru untuk album Grausig berikutnya serta berjuang dengan mengisi semua slot mereka untuk bermain di beberapa kota di seluruh Indonesia. Grausig terpaksa harus tampil dengan musisi tambahan pada pertunjukan tersebut, pada vokal dan gitar.

Akhirnya pada awal 2014 Ivan (ex-Sacred Flesh) mengisi posisi pada gitar dan Nanang (ex-vokalis Hard To Kill) mengisi kekosongan pada vokal. Formasi ini melanjutkan proses pembuatan materi untuk album baru Grausig ke arah akar band dalam musik ekstrim dengan kecepatan dan rythms harmonik.

Tapi sebelum mereka pergi ke studio untuk memulai proses rekaman, Nanang memilih untuk meninggalkan band dan digantikan oleh Phuput (ex-vokal Burial & Krematis) dan mereka membuat demo lagu baru ‘God´s Replicated’ dan ‘Sampah Moralitas Demensi’ (Dimensional Morality Thrash), ditambah satu cover lagu dari band The Exploited berjudul ‘Beat The Bastard’, dan untuk sampul album karya dari Toto Torture. Kedua lagu baru tersebut digambarkan pada keserakahan dan kesombongan manusia, sehingga semua orang menganggap diri mereka sebagai Tuhan.

“God´s Replicated Promo CD” dirilis sebagai mereka untuk menunjukkan bahwa mereka masih aktif dan juga pra-rilis dari rencana album full-length mereka untuk rilis pada tahun 2015!

Onstage…hellyeah!

Advertisements