Michael Sweet, gitaris STRYPER, mempersoalkan penjualan album yang terus menurun

stryper-4f3305b5849a7

53745_artist

Gitaris / vokalis STRYPER, Michael Sweet, kini sedang dirundung kebingungan. Bagaimana tidak, fakta bahwa penjualan album mereka terus menurun akan tetapi kehadiran penggemar mereka di media sosial terus bertambah. Album studio terbaru Stryper, “No More Hell To Pay”, terjual sekitar 9.600 kopi di Amerika Serikat pada minggu pertama rilis untuk debut di posisi No 35 di Billboard 200 chart. Ini lebih dari dua kali lipat dari minggu pertama penghitungan dari “Second Coming”, suatu versi lagu yang direkam ulang dari lagu-lagu klasik Stryper, dibuka sekitar 4.400 unit pada Mei 2013 untuk mendarat di No 117. Album cover Stryper tahun 2011 “The Covering”, terjual sekitar 4.600 unit di No 175, sedangkan “Murder By Pride”, di tahun 2009 terjual 5.900 unit untuk debut di No 73.

Michael Sweet mengatakan kepada Totally Driven Radio bahwa penjualan album tidak bisa disamakan dengan jumlah pengikut di Facebook dan Twitter. “Jika anda memiliki satu juta pengikut di Facebook dan Anda menjual sepuluh ribu eksemplar album, itu sesuatu yang aneh, ada sesuatu yang salah saya tidak tahu apa itu, saya tidak berpikir siapa pun akan menemukan jawabannya.”

Mungkin inilah masa-masa sulit dari faktor ekonomi dunia, yang menyebabkan manusia ingin memiliki lagu atau album tanpa harus membeli, alias dengan cara download. Tidak peduli apa genre musiknya, inilah penyebab dari penjualan terus menurun.

Seperti terus menerus menghantui pikiran nya, “Tapi masih ada sesuatu yang membingungkan dari itu……,” tambah Michael.

Michael menyinggung keputusan U2 yang bekerjasama dengan Apple menempatkan album baru “Songs Of Innocence”, untuk download secara gratis di iTunes. Ia menanggapi, “Aku tidak cemburu atau kesal dengan mereka yang membuat langkah bisnis mereka dan membuat satu ton seluruh uang, dan kemudian Apple memberikan album mereka begitu saja. Tapi aku masih merasa bahwa itu merupakan pukulan besar bagi band-band seperti kita.. karena kita tidak mampu untuk memberikan album kami begitu saja. Dan ia menetapkan preseden bahwa setiap orang yang akhirnya mengharapkan untuk semua album yang akan diberikan.”

Dia menambahkan: “Aku hanya merasa, meskipun, oleh U2, salah satu band terbesar di dunia melakukan hal ini, band-band besar lainnya akan mengikuti. Anda tahu, Lady Gaga dan COLDPLAY dan semua band-band besar, itu akan menjadi tren baru, setidaknya itulah pendapat saya dari album musik yang diberikan, dan maka itu akan menciptakan tren untuk semua orang. Dan album berikutnya kami rilis, jika kita tidak memberikan begitu saja, atau memberikannya kepada orang lain dengan cara yang praktis, orang akan mengatakan, ‘Kami tidak akan mengambilnya,’ atau ‘Kita tidak bisa membelinya, atau ‘Fulan, album ini hanya $ 2,99 dan bagi anda sebenarnya adalah $ 10,99, atau $ 9,99.’ Kau tahu apa yang saya maksud?

Ketika dijelaskan kepada Michael, bahwa album U2 dapat dengan mudah dihapus dari perpustakaan musik iTunes setelah di download, Michael mengatakan: “Yah, aku tahu, aku membaca banyak hal, dan saya mendengar banyak kekhawatiran, dan saya mengerti beberapa dari mereka. Maksudku, misalnya, bagaimana jika Anda tidak ingin itu? Bagaimana jika Anda bukan penggemar U2, anda tidak suka jenis musiknya, dan anda bangun dan ternyata telah ada dalam kotak masuk anda. Ini sedikit seperti spam, kan? Beberapa orang tidak ingin menjadi terganggu atau diganggu dan harus menghapusnya. Maksudku, konyol kedengarannya, aku mengerti. aku mengerti. Maksudku, saya merasa frustrasi ketika aku masuk dan aku punya porno di inbox saya. Ya, aku hanya akan menghapusnya, tapi masih membuat saya frustasi biarpun saya harus.”

Advertisements